2. Pelemahan Oposisi – Jika militer mulai mengambil alih posisi strategis, kritik terhadap pemerintah bisa lebih mudah direpresi.
Siapa yang berani mengkritik kebijakan jika orang yang duduk di jabatan itu punya latar belakang militer?
3. Korupsi dan Konflik Kepentingan – Dengan keterlibatan militer yang semakin luas dalam urusan sipil, pengawasan terhadap penggunaan anggaran bisa semakin sulit.
Bukti sudah ada di masa lalu proyek-proyek pertahanan yang berujung korupsi, pengadaan alat perang yang tidak transparan, semuanya bisa semakin menjadi-jadi jika militer memiliki lebih banyak ruang dalam birokrasi.
4. Kemunduran Reformasi – RUU ini adalah pukulan telak bagi semangat reformasi. Jika kita diam, maka bukan tidak mungkin dalam waktu dekat kita akan melihat lebih banyak kebijakan yang mengarah pada penguatan kembali dominasi militer dalam kehidupan sipil.
Di tengah kemunduran demokrasi yang sedang terjadi, mahasiswa seharusnya menjadi garda terdepan dalam perlawanan terhadap kebijakan ini.

