Selamat Datang di Era Reformasi Rasa Orde Baru
Oleh : PJ Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam, (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan, Tomi Suryadi
Indonesia, negeri yang konon sudah beranjak dari bayang-bayang Orde Baru, kini tampaknya kembali ke titik nol.
Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang tengah digodok di parlemen bukan sekadar perubahan regulasi biasa, melainkan sebuah upaya sistematis untuk membuka pintu lebar-lebar bagi militer dalam menguasai ranah sipil.
Apakah ini kebetulan? Tentu tidak. Apakah ini bagian dari strategi penguasa untuk memastikan kontrol mutlak terhadap negara? Bisa jadi.
Dengan dalih “efektivitas birokrasi”, pemerintah ingin menambah daftar jabatan sipil yang bisa diisi oleh perwira TNI aktif. Dari 10 jabatan yang sebelumnya diperbolehkan, kini jumlahnya naik menjadi 16, termasuk di lembaga-lembaga strategis seperti Kejaksaan Agung dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Yang jadi pertanyaan: apakah negara ini kekurangan orang sipil yang kompeten, atau justru ada keinginan terselubung untuk menghidupkan kembali dwifungsi ABRI yang sudah dikubur sejak reformasi?

