Oleh :

Nama : Fatimah Anim

Prodi : Ilmu Hubungan Internasional

Falkultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas : Maritim Raja Ali Haji

 

AI (Artificial Intelligence) adalah sebuah robot cerdas diciptakan oleh manusia yang memiliki sebuah kecerdasan buatan di bidang ilmu pengetahuan dan sains yang bertingkah laku seperti manusia.

AI menawarkan kenyamanan dalam segala aspek terutama dalam dunia kemaritiman. AI dapat mengenali sebuah ancaman keamanan.

Bahkan AI dapat memberikan keuntungan besar di semua wilayah lapangan dan menggunakannya untuk kegiatan laut untuk mengenali perbatasan maritim dengan negara lain, terutama di indonesia.

Salah satunya di provinsi Kepulauan Riau atau yang sering disebut dengan Kepri. Kepulauan Riau adalah salah satu laut yang menjadi sangat rentan dalam terjadinya illegal fishing.

Laut indonesia bagian Kepulauan Riau berdeketan dengan beberapa laut-laut negara lain seperti Malaysia, Singapura, Natuna utara, kamboja dan Vietnam.

Dengan banyaknya laut Kepri yang berbatasan dengan laut-laut negara lain membuat keresahan dalam kegiatan di laut, terutama para-para nelayan.

Banyak beberapa nelayan yang di anggap illegal fishing, namun tidak sepenuhnya di sebabkan karena kesengajaan, ada juga di sebabkan oleh kurangnya fasilitas seperti pendeksi Batasan laut-laut, sehingga memungkinkan mereka melewati batas negara dan memasukan laut negara lain.

Karena kekurangan ini membuat banyak beberapa kapal tertangkap dan dianggap melakukan illegal fishing.

Namun dengan adanya AI mempermudah para-para nelayan untuk menangkap ikan, sehingga tidak akan takut melewati Batasan lagi.