Banyak beberapa nelayan yang di anggap illegal fishing, namun tidak sepenuhnya di sebabkan karena kesengajaan, ada juga di sebabkan oleh kurangnya fasilitas seperti pendeksi Batasan laut-laut, sehingga memungkinkan mereka melewati batas negara dan memasukan laut negara lain.
Karena kekurangan ini membuat banyak beberapa kapal tertangkap dan dianggap melakukan illegal fishing.
Namun dengan adanya AI mempermudah para-para nelayan untuk menangkap ikan, sehingga tidak akan takut melewati Batasan lagi.
Laut Natuna utara adalah salah satu laut yang sering terjadi nya illegal fishing. Dikarenakan laut Natuna utara banyak menyimpan kekayaan sumber daya biota laut serta sumber daya hayati sehingga menjadi sangat rawan terjadinya illegal fishing di laut Natuna utara.
Dikutip dari sebuah artikel coordinator Nasional DFW indonesia mengatakan terdapat 50,6 persen Lokasi penangkapan kapal pencurian ikan yang terjadi di laut Natuna.
Bahkan ada kurang lebih 400 orang ABK kapal ikan asing ikut dalam kegiatan illegal fishing. Mereka adalah warga negara-negara lain, seperti Vietnam, Malaysia, filipina, Taiwan, Myanmar dan indonesia. 18 di antaranya berwarga negara Indonesia yang bekerja di atas kapal tersebut.

