Bahkan ada salah satu konflik yang tidak pernah selesai, yaitu sangketa di laut Natuna utara.

Sangketa ini tidak kunjung selesai karena perebutan lautan yang tidak selesai ditambah pihak China sangat bersikeras bahwasannya laut itu adalah laut milk mereka, sedangkan laut itu berada dalam lingkup indonesia.

Tentunya indonesia tidak ingin kalah begitu saja. Laut Natuna utara bagaikan sebuah serpihak surga yang jatuh ke bumi indonesia yang begitu banyak mrnyimpan banyak kekayaan dan keindahan lautnya, maka menjadi sebuah perebutan hak milik yang tidak selesai-selesai, kedua pihak negara ingin mengambil hak milik serpihak surga tersebut.

AI sangat memberikan banyak keuntungan bagi dunia keamanan maritim terutama bagi laut Natuna utara, AI mampu mendeteksi para-para illegal fishing melakukan aksinya, di dalam AI yang digunakan tersebut terdapat GPS yang mampu mendeteksi keberadaan kapal-kapal yang melakukan penangkapan ikan di laut Natuna secara berlebihan.

AI yang didirikan oleh Perusahaan google yaitu Bernama Global Fishing Watch. AI ini mampu memantau dan mengukur muatan yang berlebihan dalam penangkapan ikan, mampu menganalisis jutaan gigabyte citra satelit dalam medeteksi kapal dan infrakstruktur di Pantai lepas, AI ini juga mampu mengidentifikasi kapal-kapal yang gagal dalam menyiarkan posisi keberadaan mereka.