Selain itu, mahasiswa juga menyoroti maraknya kecelakaan lalu lintas akibat operasional truk besar di Batam. Mereka meminta Pemko Batam membatasi jam operasional kendaraan tersebut.
Menanggapi tuntutan itu, Kapolda Kepri dan Wali Kota Batam mengajak mahasiswa untuk tetap menjaga iklim kondusif demi Batam sebagai kota investasi dan rumah bersama.
Di akhir dialog, mahasiswa meminta Kapolda Kepri, Wakil Gubernur Kepri, dan Walikota Batam ikut menandatangani tuntutan mereka sebagai bentuk komitmen bersama.

