Koordinator BEM SI Kerakyatan Sumbagut, Muryadi Agustiawan, mengaku kecewa lantaran sempat mendapat intimidasi menjelang aksi.
Meski demikian, pihaknya tetap menggelar demonstrasi secara damai di satu titik sesuai kesepakatan.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua HMI Batam Adriansyah Saputra membacakan delapan tuntutan mahasiswa, antara lain:
1. Mendesak pembatalan kenaikan tunjangan DPR RI.
2. Mendesak reformasi Polri dan pencopotan Kapolri.
3. Mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas akibat kendaraan taktis Polri.
4. Menghentikan tindakan represif aparat terhadap massa aksi di seluruh Indonesia.
5. Membebaskan massa aksi yang ditahan, yang jumlahnya disebut mencapai lebih dari 400 orang.
6. Mendesak Walikota Batam selaku Kepala BP Batam mengevaluasi Direktorat Pengamanan (Ditpam) buntut insiden represif terhadap mahasiswa.
7. Menolak RUU KUHAP.
8. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset serta meminta pejabat publik tidak melakukan flexing di tengah kondisi ekonomi sulit.

