HARIANMEMOKEPRI.COM – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menitipkan misi besar kepada Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri baru dikukuhkan untuk menjaga jati diri masyarakat Melayu di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi.
Pesan tersebut disampaikan Ansar saat menghadiri Pengukuhan Hulubalang LAM Kepri Masa Khidmat 2026–2027 yang berlangsung di Balai Adat Seri Indera Sakti, kawasan Taman Gurindam 12, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa Kepulauan Riau merupakan salah satu rumah besar masyarakat rumpun Melayu di Indonesia.
Dari total 2.178.210 penduduk Kepri, sebanyak 652.929 jiwa atau sekitar 29,27 persen merupakan suku Melayu.
Menurutnya, jumlah tersebut menjadi kekuatan sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlangsungan adat dan budaya diwariskan oleh para leluhur.
“Sebagai masyarakat Melayu, tantangan yang kita hadapi saat ini jauh berbeda dibandingkan masa lalu. Arus globalisasi dan modernisasi membawa perubahan yang dapat menggerus eksistensi nilai-nilai budaya, termasuk di Negeri Segantang Lada,” ujar Ansar.

