Baca Juga: Petani Ujung Tombak Kedigdayaan Nahdlatul Ulama

“Bila melihat kelompok yang andil menyebabkan inflasi tertinggi ialah angkutan udara, kemudian disusul bayam dan kangkung. Terlihat sederhana tapi mampu menyebabkan inflasi,” tutur Aguskadaryanto

Oleh sebab itu, BPS Kota Batam memaparkan data tersebut juga sebagai bahan acuan bagi Pemerintah Kota Batam agar dapat mengambil kebijakan dalam pengendalian inflasi Kota Batam, terutama menjelang puasa dan hari raya.

Kepala Tim Perumusan KEKDA Provinsi dari Bank Indonesia, Sudarta juga menyampaikan perlunya antisipasi terutama menjelang ramadhan dan idul fitri. Dimana komoditas yang sama setiap tahunnya naik secara berulang.

Baca Juga: Warga Desa Linau Diresahkan Hama hewan Babi, Tanaman Banyak yang Rusak Diserangnya

“Yaitu angkutan udara, bayam, cabai merah dan daging ayam ras. Barangnya banyak tapi harganya tetap naik. Ini perlu diketahui sebabnya apakah mengikuti harga nasional atau ada faktor lain,” kata Sudarta.

Selain operasi pasar dan pasar murah, Pemko Batam telah melakukan upaya lain guna menurunkan inflasi. Diantaranya urban farming, yang dapat dilakukan masyarakat di halaman rumahnya masing- masing. Yaitu pembagian bibit cabai, melalui program sederhana ini, dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

“Bagaimana kita bisa mempertahankan tingkat inflasi yang rendah di Batam salah satunya adalah dengan rapat seperti ini, agar inflasi kita dapat terkendali sesuai target pemerintah,” tutup Sekda Batam Jefridin.