“Kami sudah mendapatkan informasi sebelumnya. Namun karena saat ini sedang musim angin selatan, agak berisiko untuk melakukan penyeberangan dan pengecekan langsung ke lokasi,” ujar Ardiansyah.
Ia juga mengungkapkan, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Lingga saat ini, perbaikan atau pembangunan pelabuhan baru belum bisa langsung dilakukan.
Meski begitu, pihaknya berencana untuk melakukan pengecekan awal guna menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Nanti akan kita lihat dulu, apakah memungkinkan untuk renovasi atau memang harus pembangunan baru. Itu akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.
Warga Dusun Ujung Beting berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, mengingat pelabuhan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat, khususnya bagi anak-anak yang setiap hari harus pergi dan pulang sekolah melalui jalur laut.

