Saat ini PLTD Musai memiliki delapan unit mesin pembangkit. Namun satu unit mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat digunakan lagi, sementara dua unit lainnya masih menjalani perbaikan di Batam.
Dengan kondisi tersebut, hanya lima unit yang saat ini beroperasi untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat.
Afrizal menyebut kebutuhan BBM saat seluruh unit beroperasi normal mencapai sekitar 15 ton per hari. Namun dalam kondisi saat ini, konsumsi BBM berkisar antara 10 hingga 12 ton per hari.
Sementara itu, pasokan BBM ke PLTD Musai dikirim secara berkala setiap dua minggu sekali dengan jumlah sekitar 250 ton.
“BBM masuk ke sini dua minggu sekali sebanyak 250 ton. Pemesanan kembali dilakukan ketika stok mulai menipis. Tergantung pemakaian, stok 250 ton itu bisa bertahan 13 sampai 15 hari,” katanya.
Terkait normalisasi pasokan listrik, Afrizal mengaku belum dapat memastikan waktunya karena masih menunggu proses perbaikan generator yang sedang dilakukan di Batam. Namun ia berharap setidaknya satu unit generator dapat segera kembali beroperasi.

