“Bagi Indonesia, langkah kecil itu menjadi bagian dari pesan besar bahwa perdamaian dapat tumbuh dari hubungan antarmanusia,” ujar Serka Miswandi.

Bagi Serka Miswandi, penugasan di Lebanon juga menjadi pengalaman berharga yang memberikan banyak pelajaran, baik secara profesional maupun pribadi.

Sebagai putra daerah yang tumbuh di Bintan, ia merasa bangga dapat membawa semangat pengabdian dari tanah kelahirannya hingga ke panggung internasional.

“Dan bagi saya, putra Bintan yang kini mengemban tugas jauh dari tanah kelahiran, setiap senyum anak-anak Lebanon menjadi bagian dari pengabdian yang saya bawa dari Indonesia,” tutur Miswandi.

Di balik penugasannya yang jauh dari tanah air, dukungan keluarga menjadi sumber kekuatan tersendiri. Istri dan kedua putrinya disebut sangat bangga dan terus memberikan doa serta restu selama dirinya menjalankan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian PBB.

“Doa dan restu keluarga menjadi penyemangat saya selama menjalankan tugas. Saya juga berharap masyarakat Kepri dapat ikut bangga dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi bagi anak-anak muda, khususnya generasi muda Kepri, agar terus bersemangat mengabdi dan mengikuti jejak kami,” harapnya.