Respons positif dari pihak sekolah dan tingginya partisipasi siswa menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.
“Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi personel MCOU untuk melihat langsung kondisi sekolah dan berkomunikasi dengan kepala sekolah, guru serta siswa,” ungkapnya.
Menurut Serka Miswandi, kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan misi perdamaian.
Hubungan yang baik tidak selalu harus dibangun melalui forum resmi, tetapi dapat tumbuh melalui pertemuan sederhana dan interaksi secara langsung.
“Melalui sebuah senyuman, kebersamaan dan perhatian kepada anak-anak, personel UNIFIL menunjukkan bahwa misi perdamaian bukan hanya tentang menjaga stabilitas, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan menumbuhkan harapan,” katanya.
Dari sebuah sekolah di Tyre, kata dia, terdapat pelajaran penting bahwa menjaga perdamaian bukan semata-mata berada di garis tugas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mendengar, berkomunikasi dan membangun rasa percaya.

