HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemko Batam menyampaikan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Kota Batam Tahun Anggaran 2024.
Dalam penyampaiannya, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, menyebutkan, kebijakan ini memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah.
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2024 diperkirakan sebesar 6,75 persen hingga 7,08 persen. Terjadi peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar 6,72 persen hingga 7,05 persen. Hal ini didorong oleh sektor industri pengolahan, konstruksi, perdagangan dan sektor pariwisata.
“Disamping itu sektor pariwisata sudah pulih yang ditandai dengan meningkatnya kunjungan wisatawan/pendatang dari Singapura dan Malaysia ke Kota Batam yang cukup tinggi,” ujarnya saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Kamis (13/2023).
Baca Juga: Jelang Harsiarnas dan Rakornas KPI di Kepri, Hasan Ikuti Talkshow Bersama RRI Tanjungpinang
Di sisi lain, aktivitas sektor industri juga terus mengalami perbaikan terutama didukung oleh meningkatnya aktivitas pada industri galangan kapal atau shipyard.
Pertumbuhan ekonomi Kota Batam juga didukung dengan adanya pengembangan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB) Batam dan keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park dan KEK Batam Aero Technic (BAT).

