Zapin Ngenang merupakan warisan budaya Melayu yang telah berkembang sejak 1972 di wilayah Ngenang.

Tarian ini berakar dari budaya Yaman yang kemudian dipadukan dengan nilai dan tradisi lokal masyarakat Melayu Batam.

Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari peserta upacara dan menjadi simbol semangat generasi muda dalam melestarikan budaya daerah.

Dalam amanatnya, Amsakar juga menegaskan bahwa konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara melalui “asah, asih, dan asuh” masih menjadi landasan penting dalam dunia pendidikan Indonesia.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, hingga peningkatan kesejahteraan guru.

“Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru sebagai teladan, agen pembelajaran, dan agen peradaban,” ujarnya.

Selain penguatan mutu pendidikan, Pemerintah Kota Batam juga terus mendukung akses pendidikan melalui program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP.