Terkait lokasi titik kerawanan, pihak Kepolisian sementara waktu mendapati satu lokasi rawan yakni di Pulau Penyengat mengingat lokasi tersebut terpisahkan oleh lautan.
Baca Juga: Indonesia Kembali Mencukur Brunei Darussalam 6-0 Pada World Cup Qualifiers Putaran Kedua
“Ada satu yang kita tentukan atau kita flooting personil dengan maksimal untuk mengamankan logistik harus sampai dengan selamat karena dibatasi lautan yaitu Pulau Penyengat,” ungkap Kombes Pol Heribertus Ompusunggu.
Satu hari sebelumnya, Polresta Tanjungpinang juga menggelar Operasi Mantap Brata dalam persiapan pengaman Pemilu 2024.
Baca Juga: Menko Marves Ad Interim Erick Thohir Dapat Pujian Oleh Luhut Binsar Dari Singapura
Operasi Mantap Brata yang diadakan Polresta Tanjungpinang ini berlangsung di Lapangan Pamedan Jln A Yani bersama seluruh jajaran Forkompimda Kota Tanjungpinang.
Diketahui bahwa Polresta Tanjungpinang melakukan Operasi Mantap Brata berlangsung selama 222 hari dari 19 Oktober 2023 hingga 10 Oktober 2024.

