“Penertiban sore kemarin lebih bersifat pengawasan. Pedagang yang masih berjualan di area taman langsung kami arahkan ke bawah,” jelas Singgih.
Ia menyebutkan, pemantauan terus dilakukan secara rutin, khususnya pada pagi hari agar taman tetap steril dari aktivitas dagang.
“Kami juga turun pada sore dan malam hari. Jika masih ditemukan pedagang di area taman, kami akan menegur secara persuasif agar mereka pindah ke lokasi yang sudah disediakan,” tegasnya.
Berdasarkan data dari Disdagin, terdapat 98 pedagang yang terdaftar di kawasan tersebut, meski tidak semuanya aktif berjualan setiap hari.
“Karena berbagai kondisi, tidak semuanya aktif,” pungkas Singgih.

