“Razia gabungan dan tes urine bersama TNI, Polri, dan BNN Kota Tanjungpinang dilaksanakan dalam rangka menegakkan disiplin kepada warga binaan serta menjaga situasi Rutan agar tetap baik,” ujar Pithra.

Usai memantau pelaksanaan razia, Pithra bersama Kepala Rutan Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, meninjau sejumlah fasilitas dan blok hunian.

Ia melihat langsung kondisi Bilik Tunjuk Ajar yang merupakan blok pidana khusus serta berdialog singkat dengan warga binaan.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Masjid At-Taubah, area laundry, ruang Bimbingan Kegiatan, Sumur Tua hingga Klinik Rutan.

Di klinik, Pithra turut melihat pelaksanaan tes urine sebagai bagian dari pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Rutan.

Dalam monitoring tersebut, Pithra mengapresiasi pelayanan dan pembinaan yang telah berjalan, termasuk kondisi sarana dan prasarana serta dukungan sumber daya manusia di Rutan Tanjungpinang.

“Dari hasil peninjauan, pelayanan dan pembinaan sudah berjalan dengan baik, didukung sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang juga baik,” katanya.

Ia meminta seluruh jajaran mempertahankan kondisi keamanan dan ketertiban yang sudah berjalan baik.

“Ke depannya, mari kita bersama-sama menjaga situasi dan kondisi yang sudah baik ini agar tetap terjaga, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi di Rutan Kelas I Tanjungpinang dapat terus berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Pithra juga mengingatkan seluruh jajaran Rutan agar memperhatikan kondisi kesehatan di tengah perubahan cuaca.