HARIANMEMOKEPRI.COM – Perubahan data desil penerima bantuan menjadi perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Pasalnya, perubahan tersebut berpotensi membuat warga yang sebelumnya masuk kelompok penerima bantuan justru tercatat berada pada desil lebih tinggi.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, kondisi data tersebut tidak selalu menggambarkan keadaan ekonomi warga yang sebenarnya di lapangan.

Hal itu disampaikannya saat menyerahkan langsung Kartu Bima Sakti kepada sejumlah warga penerima bantuan yang belum mengambil maupun mengaktifkan kartu, Selasa (8/9/2026).

Salah satu warga yang didatangi Lis adalah Djoko Susanto (57), warga Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin.

Djoko diketahui masuk desil 1 dan sebelumnya belum pernah menerima bantuan pemerintah.

Lis datang bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, camat dan lurah. Petugas Bank BTN juga turut hadir untuk membantu proses aktivasi Kartu Bima Sakti.

Selain Djoko, kartu bantuan tersebut juga diserahkan kepada Tjin Foeng alias Lusi di Jalan Tugu Pahlawan, Gang Swadaya, Encah Budi Nafsiah di Jalan Sumatera, Muhammad Junizar di Jalan Bali, serta Eliyanto di Jalan H. Agus Salim, Kampung Jawa.