“Karena yang terbakar ini bahan plastik, sehingga proses pemadaman agak lama,” ungkapnya.
Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan setelah lebih dari satu jam. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali menyala.
Pantauan di lokasi, sejumlah barang milik kantor yang berada di dalam gudang, seperti printer dan CPU komputer, berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara besaran kerugian material masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
“Tidak ada korban jiwa. Untuk total kerugian saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” jelas Juliadi.
Salah seorang pekerja gudang, Aman, mengatakan api saat pertama kali terlihat sudah cukup besar.
Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman menggunakan peralatan sederhana sulit dilakukan.
“Saat saya mau ambil air kan jauh, jadi tidak bisa karena api sudah membesar,” ujar Aman.
Menurutnya, gudang tersebut memang menyimpan berbagai jenis barang bekas yang mudah terbakar, termasuk kardus, plastik dan botol.

