Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menurut Slavin (2005:4-8) menyampaikan berbagai macam model pembelajaran.

Dimana para siswa bekerja sama dalam kelompok kecil yang terdiri dari berbagai tingkat prestasi, jenis kelamin, dan latar belakang etnik yang berbeda untuk saling membantu satu sama lain dalam mempelajari materi pelajaran.

Dalam kelas kooperatif, para siswa diharapkan dapat saling membantu, saling mendiskusikan, dan berargumentasi untuk mengasah pengetahuan yang mereka kuasai saat itu dan menutup kesenjangan dalam pemahaman masing-masing.

Cooperative learning lebih dari sekedar  belajar kelompok, karena dalam model pembelajaran ini harus ada struktur dorongan dan tugas yang bersifat kooperatif

Sehingga memungkinkan terjadi interaksi secara terbuka dan hubungan-hubungan yang bersifat interdependensi efektif antara anggota kelompok.

Dalam hal ini, Penerapan pembelajaran Kooperatif penulis terapkan pada SMK Negeri 1 Singkep. Sebagai tenaga pengajar di SMK Negeri 1 Singkep pembelajaran koperatif ini diperlukan dalam membentuk karakter dan tingkah laku siswa.