Abdul Rahman menegaskan bahwa Basarnas tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan Potensi SAR dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, sinergi dengan Potensi SAR menjadi faktor penting dalam memperkuat layanan pencarian dan pertolongan di Indonesia.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa semangat kemanusiaan bisa tumbuh dari siapa saja, termasuk generasi muda,” tambahnya.

Ia juga berharap para anggota Saka SAR terus mengembangkan kemampuan dan pengalaman sebagai bekal di masa depan dalam membantu masyarakat.

“Terus belajar dan berlatih. Ilmu yang kalian peroleh hari ini akan sangat berguna untuk menolong sesama,” pesannya.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada sembilan anggota Saka SAR SMAN 1 Bunguran Tengah, dilanjutkan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini, SAR Natuna menegaskan komitmennya untuk terus membina Potensi SAR guna mewujudkan layanan pencarian dan pertolongan yang profesional, modern, dan teruji dengan semboyan Avignam Jagat Samagram.