HARIANMEMOKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna terus memperkuat budaya keselamatan di wilayah perbatasan dengan memberikan pelatihan dasar berenang dan edukasi keselamatan laut kepada pelajar di Pulau Laut, Kabupaten Natuna.
Program SAR Natuna ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat pesisir sejak usia dini.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Unit Siaga SAR Pulau Laut tersebut menyasar pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain belajar teknik berenang, para peserta juga dikenalkan dengan berbagai peralatan keselamatan serta cara penggunaannya saat menghadapi kondisi darurat di laut.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan anak-anak yang tumbuh di wilayah kepulauan perlu dibekali kemampuan berenang sebagai keterampilan dasar yang dapat menyelamatkan nyawa.
“Melatih keterampilan dasar berenang kepada anak-anak di wilayah kepulauan adalah investasi keselamatan jangka panjang,” kata Abdul Rahman, Rabu (8/7/2026).
Program yang dimulai sejak awal Juni 2026 itu telah berlangsung di Desa Air Payang dan Desa Tanjung Pala.
Ke depan, kegiatan serupa akan diperluas ke desa-desa lain di Pulau Laut agar semakin banyak pelajar yang memperoleh manfaat.
Pelatihan digelar secara rutin tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Minggu.
Seluruh kegiatan diberikan secara gratis dan dipandu langsung oleh instruktur dari Kantor SAR Natuna.
Sebelum pelaksanaan, Kantor SAR Natuna terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pulau Laut dan pemerintah desa guna memastikan program berjalan efektif serta mendapat dukungan masyarakat.

