Materinya meliputi lari 100 meter, lari 50 meter dengan beban, panjat tambang, donning dan doffing SCBA, bersepeda menggunakan SCBA, lari 50 meter, pull up, serta push up.

Kepala Kantor SAR Natuna mengatakan, seleksi internal tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan personel yang dikirim ke tingkat nasional memiliki kemampuan dan kesiapan sesuai standar yang ditetapkan.

“Basarnas Special Group adalah garda terdepan dalam operasi kemanusiaan. Mereka harus profesional, modern, dan teruji. Melalui seleksi ketat ini, kami ingin memastikan hanya personel yang benar-benar siap secara fisik, mental, dan teknik yang terpilih untuk mengemban tugas,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan personel di daerah telah dilakukan sejak jauh hari. Kondisi geografis Natuna dan Anambas yang merupakan wilayah kepulauan sekaligus kawasan perbatasan membutuhkan personel dengan kemampuan khusus dan kesiapan tinggi.

Ia berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan personel BSG yang mampu bergerak cepat, tepat, dan profesional ketika menghadapi kondisi darurat.

Dengan semangat satu jiwa dan satu rasa, Kantor SAR Natuna berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas serta kemampuan personel guna mendukung kesiapsiagaan nasional dalam bidang pencarian dan pertolongan.