HARIANMEMOKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menyiapkan dua personel terbaik untuk mengikuti seleksi Basarnas Special Group (BSG) IV tingkat nasional.
Dua personel tersebut merupakan hasil seleksi internal digelar Kantor SAR Natuna sebagai bagian dari persiapan pembentukan dan penguatan sumber daya manusia di bidang operasi pencarian dan pertolongan.
Seleksi tahap pertama berlangsung pada 7 hingga 17 September 2026. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, serta berbagai uji kemampuan fisik dan teknis.
Pemusatan seleksi dilakukan untuk mengukur kesiapan personel yang nantinya mewakili Kantor SAR Natuna dalam seleksi BSG IV tingkat nasional.
BSG sendiri merupakan satuan khusus Basarnas yang dipersiapkan untuk menghadapi operasi pencarian dan pertolongan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Rangkaian seleksi dimulai sejak Selasa, 8 September 2026, dengan lokasi pelaksanaan di Kantor SAR Natuna, kolam renang, hingga kawasan Jalan Bukit Arai.
Para peserta menjalani sejumlah tes, di antaranya pemeriksaan kesehatan, lari 2,5 kilometer, pull up, sit up, push up, hingga Breathing Apparatus Test.
Ujian kemudian dilanjutkan di kolam renang dengan materi peregangan, renang gaya bebas 100 meter, serta renang gaya dada 100 meter.
“Penguasaan teknik di air menjadi syarat penting mengingat wilayah kerja Natuna yang didominasi perairan dan kepulauan,” terang A. Rahman, Jumat (18/9/2026)
Selain kemampuan berenang, peserta juga menjalani serangkaian pengujian fisik dan teknis di halaman Kantor SAR Natuna.
Materinya meliputi lari 100 meter, lari 50 meter dengan beban, panjat tambang, donning dan doffing SCBA, bersepeda menggunakan SCBA, lari 50 meter, pull up, serta push up.
Kepala Kantor SAR Natuna mengatakan, seleksi internal tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan personel yang dikirim ke tingkat nasional memiliki kemampuan dan kesiapan sesuai standar yang ditetapkan.
“Basarnas Special Group adalah garda terdepan dalam operasi kemanusiaan. Mereka harus profesional, modern, dan teruji. Melalui seleksi ketat ini, kami ingin memastikan hanya personel yang benar-benar siap secara fisik, mental, dan teknik yang terpilih untuk mengemban tugas,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan personel di daerah telah dilakukan sejak jauh hari. Kondisi geografis Natuna dan Anambas yang merupakan wilayah kepulauan sekaligus kawasan perbatasan membutuhkan personel dengan kemampuan khusus dan kesiapan tinggi.
Ia berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan personel BSG yang mampu bergerak cepat, tepat, dan profesional ketika menghadapi kondisi darurat.
Dengan semangat satu jiwa dan satu rasa, Kantor SAR Natuna berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas serta kemampuan personel guna mendukung kesiapsiagaan nasional dalam bidang pencarian dan pertolongan.

