Semula, pemerintah berencana meluncurkan Danantara pada November 2024, tapi belakangan diurungkan. Setelah sempat tak ada kejelasan, Prabowo akhirnya menyampaikan pembentukan Danantara di sela-sela World Government Summit pada Kamis (13/2) di Dubai, Uni Emirat Arab.

Kala itu, Prabowo mengatakan Danantara akan diluncurkan pada 24 Februari 2025, seraya menyebut lembaga itu akan menjadi pendorong perekonomian Indonesia dan mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

“Saya sangat yakin, saya optimis, Indonesia akan maju dengan kecepatan penuh,” ujar Prabowo kala itu.

Ide lembaga pengelola aset BUMN seperti Danantara sejatinya telah dicita-citakan ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, pada akhir 1980-an. Sumitro sempat memiliki ide membentuk lembaga yang mengelola 1-5 persen laba BUMN, namun ditolak Menteri Keuangan kala itu, J.B. Sumarlin.

Apa arti nama Danantara?

Danantara merupakan singkatan Daya Anagata Nusantara. Menurut Presiden Prabowo, “Daya” berarti energi atau kekuatan, “Anagata” berarti masa depan, dan “Nusantara” yang merujuk pada Indonesia.