HARIANMEMOKEPRI.COM – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali terjadi di SPBU Dabo Singkep, Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (17/9/2026).
Antrean disebut telah terbentuk sejak dini hari tersebut tidak hanya memunculkan keluhan mengenai ketersediaan BBM, tetapi juga menyoroti fasilitas pelayanan umum di area SPBU.
Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan telah mengantre sejak sekitar pukul 05.00 WIB.
Warga mengaku rela menunggu berjam-jam karena Pertalite disebut semakin sulit diperoleh melalui pengecer maupun warung yang biasanya menjual BBM secara eceran di wilayah Dabo Singkep.
Di tengah antrean tersebut, sejumlah warga juga mengeluhkan sistem pengaturan kendaraan.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, antrean sebelumnya telah tersusun dalam beberapa jalur berubah setelah jalur baru dibuka.
“Kami sudah antre dari subuh. Tapi ketika jalur baru dibuka, ada kendaraan yang baru datang malah bisa masuk lebih depan. Ini yang membuat sebagian warga merasa tidak adil,” ujarnya.
Selain persoalan antrean, kondisi toilet umum di area SPBU turut menjadi sorotan.
Sejumlah warga mengaku fasilitas tersebut disebut tidak dapat digunakan, sementara mereka harus berada di lokasi dalam waktu cukup lama.
“Yang menjadi masalah bukan hanya antreannya panjang. Toilet umum di sini juga disebut tidak bisa digunakan. Padahal banyak warga yang harus menunggu lama,” ungkap seorang warga lainnya.
Menurut warga, kondisi tersebut cukup menyulitkan, terutama bagi masyarakat yang harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.
Bahkan, ada pengantre yang terpaksa meninggalkan antrean sementara ketika membutuhkan fasilitas toilet.
Warga menilai keberadaan toilet yang bersih dan berfungsi merupakan bagian penting dari pelayanan di SPBU.
Terlebih, antrean panjang membuat masyarakat menghabiskan waktu cukup lama di lokasi.
Masyarakat berharap pihak pengelola SPBU bersama Pertamina dapat mengevaluasi fasilitas pelayanan yang tersedia, termasuk memastikan toilet umum dapat kembali digunakan dengan baik.
“Kalau memang masyarakat harus antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM, setidaknya fasilitas dasar seperti toilet harus tersedia dan berfungsi dengan baik. Ini kebutuhan penting yang menyangkut kenyamanan masyarakat,” kata warga.
Selain perbaikan fasilitas, warga juga meminta pengaturan antrean dilakukan secara lebih tertib dan transparan.
Hal itu dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di antara masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari pihak terkait sehingga pelayanan di SPBU Dabo Singkep tidak hanya menyangkut ketersediaan BBM, tetapi juga kenyamanan dan kebutuhan dasar masyarakat selama berada di lokasi.

