Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan kondisi desa-desa saat ini yang dituntut mampu bertahan, bergerak, dan terus berinovasi meski dalam keterbatasan.
“Pemerintah desa hari ini memang dituntut untuk tetap kreatif dan mampu menjaga semangat pembangunan walaupun dihadapkan pada kondisi efisiensi. Saya melihat Desa Rantau Panjang mampu menunjukkan semangat itu,” ujarnya.
Burhanudin berharap momentum hari jadi desa dapat semakin memperkuat persatuan masyarakat serta menjadi motivasi bersama untuk terus membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.
“Yang paling penting adalah menjaga kekompakan masyarakat. Karena pembangunan desa tidak bisa hanya dilakukan pemerintah desa sendiri, tetapi harus melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.

