“Dari situlah kami mendapati bahwa orang tua yang merokok, cenderung anaknya stunting,” ujar Teguh.

Salah satu faktornya adalah orangtua lebih memprioritaskan membeli rokok dibanding makanan untuk keluarga. Hal tersebut tentu saja mengakibatkan permasalahan gizi pada anak si perokok.

Baca Juga: Sampai Kini Belum Ada Terobosan Baru untuk Makanan Gonggong Menjadi Penghasilan Tambahan

“Daripada untuk anaknya, uang malah digunakan untuk beli rokok. Saat turun langsung meneliti di Demak, saya terenyuh sekali melihat kondisi anak-anak yang mengalami stunting hanya karena keputusan orang tua yang tidak rasional memikirkan diri sendiri dibandingkan anaknya,” tegas Teguh.

2. Kenaikan cukai rokok dapat mengurangi stunting pada anak
Menurut Teguh Dartanto, kenaikan cukai rokok tentu saja dibutuhkan sebagai solusi agar keinginan seseorang membelinya hilang

Baca Juga: 4 Wisata di Tanjungpinang yang Tersohor Hingga Mancanegara, Cek Lokasinya

Selain itu, Dirinya  juga ingin berpesan kepada masyarakat agar lebih memprioritaskan gizi dan juga pendidikan anak. Khususnya ketika keluarga menerima bantuan pemerintah (Program Keluarga Harapan/PKH), seluruh penerima bantuan harus menandatangani klausul bantuan sosial dan bantuan sama sekali tidak boleh digunakan untuk membeli rokok.