HARIANMEMOKEPRI.COM —Rokok merupakan kebiasaan bagi orang-orang yang hobi perokok untuk menghilangkan rasa stres maupun ketika sedang santai sambil minum kopi ataupun berkumpul dengan kerabat.

Asap rokok juga berdampak pada orang yang menghirupnya walaupun bukan perokok aktif, terlebih lagi dihirup anak kecil saat berada di dalam rumah.

Baca Juga: Kepri Gelar Lomba Sholawat Busyro Sempena Peringatan 2 Tahun Kepemimpinan Ansar. Begini Lirik Sholawat Busyro

Namun pernahkah anda terpikirkan asap rokok bisa berdampak bagi orang sekitar yang terjadi bagi orang perokok terutama dalam hal kesehatan khususnya stunting yang saat ini menjadi fokus perhatian banyak pihak.

Karena dari riset dan penelitian Universitas Indonesia, anak dari orangtua yang merupakan perokok cenderung mengalami stunting atau gangguan pertumbuhan. Kok bisa?.

Baca Juga: Polda Kepri Bekuk Lima Orang Pelaku Penambangan Biji Timah Ilegal di Kabupaten Lingga

Faktor utama dari gangguan perkembangan anak adalah kurangnya gizi. Ketika anak mengalami kekurangan gizi dan menghirup asap rokok, ini akan menghambat proses tumbuh kembangnya, terutama pada berat dan tinggi badan.