HARIANMEMOKEPRI.COM — Infeksi flu burung dideteksi di kalangan dokter hewan yang menjalani pengetesan musim gugur  lalu, termasuk dua orang yang diketahui tidak terpapar hewan yang terinfeksi virus itu, menurut laporan yang dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Kamis (13/2).

Flu burung telah menginfeksi hampir 70 orang di AS, satu di antaranya meninggal, sejak April lalu. Sebagian besar infeksi itu terjadi di kalangan karyawan peternakan yang terpapar unggas atau sapi yang terinfeksi.

Laporan CDC mengatakan virus itu ditemukan di tiga dari 150 dokter hewan yang dites pada September 2024. Dua di antara mereka tidak terpapar hewan yang diketahui sakit flu burung, dan satu lagi tidak menjalankan praktik di negara bagian di mana flu burung dideteksi di antara ternak sapi.

Tidak seorang pun di antara dokter hewan itu yang melaporkan gejala flu atau konjungtivitas, yang merupakan gejala umum flu burung di antara para karyawan peternakan yang terinfeksi, kata laporan tersebut.