“Kami memastikan ketersediaan bahan pangan strategis dalam kondisi cukup dan distribusinya berjalan lancar. Melalui GPM ini, masyarakat bisa memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah atau sesuai harga pasar,” jelasnya.

Robert menambahkan, pihaknya melakukan pemantauan harian terhadap stok dan harga komoditas.

Apabila ditemukan indikasi kenaikan harga atau gangguan pasokan, pemerintah siap mengambil langkah cepat, termasuk menggelar GPM di titik lainnya.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat Kota Tanjungpinang memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.