HARIANMEMOKEPRI.COM – Sebanyak 30 relawan Ambulans Cipta Peduli Bangsa mengikuti pelatihan Fardhu Kifayah yang diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Ainon Ibrahim (YSAI) bekerja sama dengan Pengurusan Jenazah MFS dari Singapura.

Kegiatan pelatihan Fardu Kifayah ini berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025, di Café Dapu Kupi, Batu Aji, Batam.

Kursus ini menjadi yang pertama digelar di Batam dan Kepulauan Riau oleh YSAI, dan mendapat sambutan hangat dari para relawan.

Bertindak sebagai pemateri utama adalah Abdul Rahman Ibrahim, seorang Imam sekaligus Juru Mandi Jenazah dari Singapura yang juga merupakan pendiri YSAI.

Selama lebih dari tiga jam, para peserta mendapat pembekalan teori dan praktik langsung terkait tata cara pemulasaraan jenazah, mulai dari memandikan hingga mengkafani, dengan mengacu pada standar pelaksanaan yang selama ini diterapkan di Singapura.

Ketua Relawan Ambulans Cipta Peduli Bangsa, Ery Reski Putra, mengapresiasi inisiatif pelatihan ini.

Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat penting bagi relawan yang sering terlibat langsung dalam proses pengurusan jenazah, terlebih jika berhadapan dengan kasus warga asing yang meninggal di wilayah Batam dan sekitarnya.