Menurutnya, sektor retribusi parkir dan retribusi persampahan masih memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memberikan perhatian serius terhadap upaya optimalisasi sumber-sumber pendapatan tersebut.

“Ini harus menjadi atensi bersama agar potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan,” katanya.

Selain menyoroti pelaksanaan program, Amsakar menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil. Ia menilai keberhasilan organisasi tidak terlepas dari etos kerja serta keteladanan para pemimpinnya.

“Tak akan pernah kita bisa menghasilkan sesuatu yang hebat kalau cara kerja kita masih alakadarnya. Kalau ingin menghasilkan capaian yang hebat, maka budaya kerja kita juga harus hebat,” tegasnya.

Amsakar juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas serta citra pemerintah di tengah pesatnya perkembangan media sosial. Menurutnya, setiap aktivitas aparatur kini mudah menjadi perhatian publik sehingga diperlukan kehati-hatian dalam bertindak dan berkomunikasi.

“Sekarang ini era media sosial. Jangan sampai kerja baik yang sudah dibangun rusak hanya karena informasi-informasi negatif yang sebenarnya bisa kita cegah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta ASN hadir sebagai pelayan masyarakat yang responsif, cepat, dan mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan warga. Ia menegaskan keberhasilan program prioritas pemerintah tidak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.