Wakil Walikota Li Claudia Chandra juga memberikan apresiasi atas keberhasilan tim gabungan dari BNN, Bea Cukai, TNI AL, dan Polri di bawah koordinasi Kemenkopolhukam.
Ia menyebut keberhasilan penggagalan penyelundupan sabu asal Thailand ini sebagai bukti nyata keberhasilan sinergi nasional.
Sementara itu, Menko Polhukam Budi Gunawan yang hadir dalam acara membawa pesan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden, kata Budi, menekankan pentingnya perang menyeluruh terhadap narkoba, tak hanya lewat penindakan tetapi juga edukasi sejak dini.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi gabungan pada 22 Mei 2025 terhadap kapal Sea Dragon Tarawa di perairan Andaman.
Aparat menyita 67 kardus berisi 2.000 bungkus sabu dengan total berat 2.115.130 gram.
Jika satu gram sabu dikonsumsi oleh empat orang, maka penyitaan ini setara dengan menyelamatkan sekitar delapan juta jiwa.
Pemusnahan dilakukan di dua lokasi. Sebanyak 30 bungkus dimusnahkan secara simbolis menggunakan incinerator di lokasi acara, sementara sisanya dihancurkan di fasilitas pengelolaan limbah B3 milik PT Desa Air Cargo Batam (DACB) di Kabil, Nongsa

