“Masalah sampah, misalnya, saat ini sudah mencapai 7,5 ton, dan diperkirakan dua tahun lagi kapasitasnya penuh. Ini adalah persoalan besar yang perlu segera diselesaikan,” katanya.
Amsakar juga mengajak seluruh masyarakat Batam untuk berperan aktif memberikan ide, saran, dan pendapat demi kemajuan kota.
“Menjadi tugas kita bersama untuk memastikan kepemimpinan ini responsif terhadap kompleksitas persoalan yang ada sekaligus mampu menghadirkan solusi,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Amsakar Ahmad mengingatkan pentingnya perjuangan dan belajar untuk terus maju.
Dirinya juga menegaskan bahwa sosok yang paling berjasa dalam hidupnya adalah almarhum ayahnya, Ahmad.
“Nama Ahmad itulah yang membuat saya hebat,” tutupnya.

