HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemilihan Ketua RW 5 di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas, menuai kritik dari warga.

Sejumlah masyarakat menilai jalannya pemilihan tidak transparan dan sarat intervensi pihak kelurahan.

RT 02 Letung, Suherdi atau akrab disapa Bujang, mengatakan proses pemilihan kali ini terkesan janggal.

Ia bahkan mengaku sempat diarahkan untuk memilih salah satu calon oleh pihak kelurahan.

“Awalnya saya tidak paham mekanismenya, setelah pemilihan baru terasa ada kejanggalan. Seharusnya semua proses dilakukan terbuka, jangan sampai ada kesan hanya segelintir orang yang mengatur,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).

Plt Camat Jemaja, Edison, menegaskan pemilihan RW harus menjunjung asas keterbukaan dan netralitas.

“Pemilihan RW adalah wujud demokrasi paling dekat dengan warga. Hanya masyarakat ber-KTP di wilayah itu yang berhak memilih. Kalau ada keberatan, silakan lapor resmi agar bisa ditindaklanjuti,” katanya, Kamis (21/8/2025)

Sementara tokoh masyarakat RW 5, Abas Abdurahman, menilai pemilihan yang berlangsung di ruang kerja Plt Lurah Letung tidak sesuai prinsip demokrasi.