Namun mekanisme ini dinilai tidak sesuai Peraturan Bupati Anambas Nomor 29 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemilihan RT dan RW, yang menyebutkan pemilih hanya warga berdomisili di wilayah setempat.

Hingga kini, warga masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Kecamatan Jemaja.

Mereka berharap ke depan pemilihan RW dilaksanakan secara lebih terbuka, netral, dan sesuai aturan.