“Kearifan lokal sekarang memang harus kita tonjolkan. Event ini menunjukkan bahwa Tanjungpinang memiliki aset seniman dan seniwati yang mampu mempertahankan kaidah lagu Melayu,” ungkap Lis.

Meskipun sederhana, Lis melanjutkan, event seperti ini mendapat perhatian dari pemerintah sehingga bisa melahirkan penyanyi lokal yang bisa berkiprah di tingkat nasional.

“Kita bukan hanya disibukkan oleh persoalan politik dan pembangunan infrastruktur, tetapi paling tidak kita harus bisa melahirkan penyanyi lokal yang suatu saat bisa berkiprah di tingkat nasional,” tuturnya.

Lis mengatakan bahwa Tanjungpinang memiliki potensi penyanyi lokal maupun artis Melayu yang bisa ditampilkan di tingkat nasional.

“Kalau dulu kita tau rekaman lagu Melayu banyak, sekarang secara nasional hampir tidak ada. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah agar seniman terus berkreativitas di Kota Gurindam ini,” pungkas Lis.