HARIANMEMOKEPRI.COM — Perlombaan Karaoke Lagu Melayu mendapatkan apresiasi dari Negara Singapura dan Anggota DPRD Provinsi Kepri.
Lomba karaoke lagu Melayu tersebut berlangsung sejak tanggal 24 Mei hingga 1 Juni 2024 dan diadakan oleh Gerakan Relawan Kepri (GRK). Acara ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
Noor Azan, tamu dari Singapura, mengatakan bahwa event ini sangat baik untuk meningkatkan kembali budaya Melayu agar lebih hidup.
“Dengan perpaduan karaoke, ini sangat bagus karena lagu Melayu sudah lama tidak dinyanyikan, orang lebih suka lagu modern dan dangdut,” jelas Noor, Sabtu (2/6/2024) malam.
Ia berharap event seperti ini dapat terus dilanjutkan mengingat ini merupakan permulaan yang baik.
“Saya harap acara ini dapat diteruskan untuk generasi yang akan datang, karena inilah identitas kita sebagai orang Melayu, walau di mana pun berada kita tetap orang Melayu,” kata Noor.
Sementara itu, H. Lis Darmansyah, anggota DPRD Provinsi Kepri, memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas diadakannya Lomba Karaoke Lagu Melayu ini.
“Kearifan lokal sekarang memang harus kita tonjolkan. Event ini menunjukkan bahwa Tanjungpinang memiliki aset seniman dan seniwati yang mampu mempertahankan kaidah lagu Melayu,” ungkap Lis.
Meskipun sederhana, Lis melanjutkan, event seperti ini mendapat perhatian dari pemerintah sehingga bisa melahirkan penyanyi lokal yang bisa berkiprah di tingkat nasional.
“Kita bukan hanya disibukkan oleh persoalan politik dan pembangunan infrastruktur, tetapi paling tidak kita harus bisa melahirkan penyanyi lokal yang suatu saat bisa berkiprah di tingkat nasional,” tuturnya.
Lis mengatakan bahwa Tanjungpinang memiliki potensi penyanyi lokal maupun artis Melayu yang bisa ditampilkan di tingkat nasional.
“Kalau dulu kita tau rekaman lagu Melayu banyak, sekarang secara nasional hampir tidak ada. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah agar seniman terus berkreativitas di Kota Gurindam ini,” pungkas Lis.

