Menurutnya, prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Prajurit Lanudal telah menjalani persiapan selama sekitar satu hingga dua bulan sebelum perlombaan.

Persiapan dilakukan melalui pembinaan fisik secara ketat, mencoba rute yang akan dilalui, serta latihan kecepatan dan ketepatan waktu.

“Prajurit Lanudal sudah mempersiapkan ini 1-2 bulan sebelumnya. Mulai dari pembinaan fisik yang ketat, mencoba rute yang dilalui hingga latihan kecepatan dan ketepatan waktu,” jelasnya.

Tatang menambahkan, tim Lanudal Tanjungpinang yang diterjunkan dalam perlombaan tersebut tidak memiliki personel cadangan.

Seluruh peserta harus mampu menjaga kondisi dan semangat hingga mencapai garis finis.

“Tim ini tidak ada cadangan sama sekali, semua harus berjuang dan saling menyemangati sampai garis finish seperti saat latihan. Mereka sudah seperjuangan dan seirama sejak awal latihan,” ungkap Kolonel Laut Tatang Yanuar.

Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang tahun 2026 sendiri diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, organisasi masyarakat (ormas), organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Tanjungpinang, hingga para pelajar.