Menurut Lis, pembaruan data tersebut penting agar tidak terjadi ketidaktepatan sasaran dalam pemberian bantuan pemerintah, mengingat kondisi ekonomi setiap keluarga dapat mengalami perubahan.

Salah seorang penerima manfaat, Veren, mengaku senang mendapatkan bantuan cadangan pangan tersebut.

Ia menyebut bantuan beras itu sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya dalam beberapa waktu ke depan.

“Alhamdulillah sangat membantu untuk beberapa bulan ke depan,” ujar Veren.

Veren mengatakan, selama tiga tahun tinggal di Tanjungpinang, dirinya belum pernah menerima bantuan cadangan pangan dari Pemko. Bantuan yang sebelumnya diterima hanya berasal dari Posyandu.

“Tidak pernah, dari Posyandu saja. Ini perdana,” pungkasnya.