HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang kembali menyalurkan bantuan cadangan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini, penyaluran dilakukan di sejumlah rumah warga penerima manfaat di Kelurahan Pinang Kencana, Kamis (10/9/2026).

Bantuan berupa beras tersebut disalurkan kepada beberapa keluarga di Jalan Ganet Km 11 Perumahan Pondok Akasia, Kijang Kencana 1, Perumahan Bintan Permai, hingga Perumahan Bambu Kuning.

Jumlah beras diterima masing-masing keluarga berbeda. Ada yang mendapatkan 54 kilogram, 72 kilogram, 90 kilogram hingga 108 kilogram. Besaran bantuan disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah anggota keluarga penerima.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah turut turun langsung melihat kondisi penerima manfaat.

Menurutnya, penyaluran bantuan tidak cukup hanya dipantau berdasarkan laporan administratif, tetapi perlu dipastikan langsung di lapangan.

“Saya turun begini tujuannya jangan kita hanya menerima laporan di atas meja bahwa seolah-olah berjalan sebagaimana mestinya, tapi ada beberapa hal yang harus dilakukan perbaikan terutama perbaikan data,” kata Lis.

Ia mengatakan, Pemko Tanjungpinang akan memperbarui data penerima bantuan untuk memastikan bantuan pangan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Lis menjelaskan, data yang saat ini digunakan masih mengacu pada data BKKBN. Namun, dalam proses verifikasi ditemukan adanya perubahan kondisi masyarakat yang perlu disesuaikan kembali.

“Ada beberapa data yang harus kita lakukan perbaikan karena sekarang ini data yang terpakai adalah dari BKKBN. Memang agak harus direvisi, ada orang dari Desil 1 menjadi Desil 9. Ini yang harus kita update karena berkaitan dengan data lainnya,” ujarnya.

Menurut Lis, pembaruan data tersebut penting agar tidak terjadi ketidaktepatan sasaran dalam pemberian bantuan pemerintah, mengingat kondisi ekonomi setiap keluarga dapat mengalami perubahan.

Salah seorang penerima manfaat, Veren, mengaku senang mendapatkan bantuan cadangan pangan tersebut.

Ia menyebut bantuan beras itu sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya dalam beberapa waktu ke depan.

“Alhamdulillah sangat membantu untuk beberapa bulan ke depan,” ujar Veren.

Veren mengatakan, selama tiga tahun tinggal di Tanjungpinang, dirinya belum pernah menerima bantuan cadangan pangan dari Pemko. Bantuan yang sebelumnya diterima hanya berasal dari Posyandu.

“Tidak pernah, dari Posyandu saja. Ini perdana,” pungkasnya.