Pada akhirnya keheningan ibadah memberikan kita pemahaman jernih bahwa kebahagiaan sejati tidak pernah berada pada riuk pikuk kepemilikan melainkan pada ketenangan hati yang bersyukur.

Melangkah kembali ke ruang spiritual adalah keputusan paling bijak untuk merawat keutuhan kemanusiaan kita di tengah gemerlap dunia yang terus bergerak tanpa pernah berhenti.