HARIANMEMOKEPRI.COM — Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XX tingkat Kota Tanjungpinang resmi ditutup pada Sabtu (2/5/2026) malam, setelah berlangsung sejak 27 April 2026.
Kegiatan tahunan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai cabang perlombaan serta bazar UMKM yang dipusatkan di Melayu Square Tanjungpinang.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim MTQH XX tingkat Kota Tanjungpinang, Kecamatan Tanjungpinang Kota berhasil keluar sebagai juara umum.
Posisi kedua diraih Kecamatan Bukit Bestari, disusul Kecamatan Tanjungpinang Timur di peringkat ketiga dan Kecamatan Tanjungpinang Barat di posisi keempat.
Prestasi tersebut menjadi kali kedua bagi Kecamatan Tanjungpinang Kota meraih gelar juara umum pada ajang MTQH tingkat Kota Tanjungpinang.
Selain perlombaan tilawah dan cabang musabaqah lainnya, pelaksanaan MTQH XX juga diramaikan dengan pameran ekonomi kreatif dan bazar UMKM.
Sebanyak 57 stan bazar turut ambil bagian, terdiri dari 42 stan binaan Disperindag dan 15 stan binaan BUMD.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQH XX.
“Atas nama Pemko Tanjungpinang saya mengapresiasi kepada seluruh pihak sehingga MTQH XX terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Lis.
Ia berharap pelaksanaan MTQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda Qur’ani serta memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“Kami berharap bisa lahir generasi penerus yang Qur’ani serta menjadi syiar agama dan dapat membantu meningkatkan ekonomi kerakyatan bagi UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengatakan keberhasilan pelaksanaan MTQH XX tidak terlepas dari kerja sama solid antara Pemko Tanjungpinang dan seluruh panitia penyelenggara.
“Mudah-mudahan gema dan syiar pada saat MTQH dan pasca MTQH tahun ini memberikan barokah bagi jajaran pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang. Pelaksanaan MTQH merupakan salah satu komitmen kita untuk mewujudkan masyarakat agamis berdasarkan nilai-nilai Alquran,” tutup Raja Ariza.

