Sorotan terhadap kontingen tenis meja Pemalang pun berkembang menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat dan pemerhati olahraga mengenai mekanisme seleksi, dasar penetapan atlet, hingga proses administrasi pemberangkatan.

Meski demikian, dugaan adanya campur tangan pihak tertentu atau “orang dalam” belum dapat dianggap sebagai fakta tanpa adanya bukti dan data yang dapat diverifikasi.

Karena itu, transparansi mengenai mekanisme seleksi dan dasar keputusan pemberangkatan menjadi penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dindikpora Kabupaten Pemalang berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang berkembang sekaligus mengakhiri polemik mengenai pemberangkatan atlet tenis meja.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para atlet yang membawa nama Kabupaten Pemalang di ajang POPDA Jawa Tengah.