HARIANMEMOKEPRI.COM – Menjelang pengundian nomor urut calon kepala desa (Cakades) Sungapan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, suasana politik desa mulai menjadi perhatian masyarakat.
Pengundian nomor urut Cakades dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026 mendatang. Warga pun mulai penasaran dengan nomor yang diperoleh masing-masing calon.
Di tengah berbagai anggapan mengenai nomor keberuntungan, salah satu calon Kepala Desa Sungapan, Waindun, memilih menyikapi pengundian tersebut dengan tenang.
Ia menilai setiap nomor memiliki arti yang sama dan tidak ada angka tertentu yang dianggap lebih istimewa.
“Bagi saya nomor calon kades semuanya baik. Tidak ada istilah nomor sakti. Nomor berapa pun yang nanti didapat, saya terima dengan baik,” ujar Waindun saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, nomor urut nantinya memang menjadi identitas masing-masing calon dalam surat suara maupun alat peraga kampanye.
Namun, ia berharap nomor tersebut tidak menjadi alasan munculnya persaingan yang berlebihan di tengah masyarakat.
Waindun juga mengajak para pendukungnya serta seluruh masyarakat Desa Sungapan untuk tetap menjaga persaudaraan selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas Sungapan. Jangan karena berbeda nomor kemudian berbeda dalam menjaga persaudaraan. Pilihan boleh berbeda, tetapi kerukunan harus tetap dijaga,” tegasnya.
Pilkades serentak Kabupaten Pemalang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026 dan diikuti 174 desa.
Pengundian nomor urut menjadi salah satu tahapan yang dinantikan karena nomor yang diperoleh setiap calon akan digunakan hingga hari pemungutan suara.

