Langkah sederhana yang bisa Anda lakukan adalah memfokuskan seluruh perhatian untuk menggerakkan bagian tubuh kecil seperti ujung jari kaki atau mengedipkan mata berulang kali.

Fokus gerakan pada area kecil tersebut efektif mengirimkan sinyal motorik balikan ke pusat otak untuk segera menghentikan fase kelumpuhan otot yang sedang berlangsung.

Mengatur pola napas secara perlahan dan teratur juga membantu menenangkan aktivitas amigdala sehingga sensasi ancaman berbahaya di dalam kamar bisa memudar dengan cepat.

Perubahan gaya hidup menjadi kunci paling utama untuk mencegah munculnya kembali teror kelumpuhan tidur yang sangat mengganggu kenyamanan istirahat malam Anda tersebut.

Membuat jadwal tidur yang konsisten setiap hari dapat membantu otak menyesuaikan irama sirkadian alami sehingga transisi antar gelombang tidur dapat berjalan tanpa hambatan.

Menjauhkan layar telepon genggam atau komputer setidaknya satu jam sebelum naik ke tempat tidur terbukti ampuh meningkatkan kualitas produksi hormon melatonin tubuh Anda.