Dirasa lapar, ia pun hendak membangunkan Dini di kamarnya. Betapa terkejutnya ia, saat membuka pintu kamar Dini, Dian menemukan dirinya masih terlelap di sebelah Dini.

Dian yang kebingugan dan panik akhirnya pingsan tak sadarkan diri di depan pintu kamar Dini. Saat terbangun kembali, Dian berada di samping Dini.

Baca Juga: Pulau Jawa dan Bali Kenapa Bisa Terpisah Dengan Selat Bali ? Berikut Cerita Legendanya

Ia berpikir yang dialaminya barusan hanya sebuah mimpi. Maka dari itu, Dian membangunkan Dini untuk kemudian melakukan aktivitas bersama-sama. Anehnya, Dian mengaku apa yang lakukan sama persis dengan apa yang ia jalani di mimpi.

Dirasa pikiran-pikiran tersebut membuat dirinya tidak nyaman, ia pun bergegas ke pantai dengan niat menenangkan pikiran. Ia kembali ke indekos saat waktu menjelang maghrib. Saat melewati pintu demi pintu penghuni kos lain, ia tiba-tiba mendengar suara tangisan perempuan yang ternyata berasal dari kamar Tina.

Dian yang mendengarnya kemudian mendekat ke depan kamar Tina dan kemudian mencoba menenangkannya dari luar. Tina yang menyadari kehadiran Dian menjawab pertanyaanya dengan jawaban yang membuat Dian bergidik ngeri.

Baca Juga: Pernah Dengar Lagu Lingsir Wengi? Ternyata Tidak Ada Hubungannya Dengan Makhluk Ghaib, Berikut Infonya

“Masuk aja dek, mau kan adek nemenin kakak selamanya? kakak mau bunuh diri aja, kakak ga sanggup lagi,” ucap Tina dari dalam kamar, sebagaimana diceritakan Dian melalui Nadia Omara.

Setelahnya, terdengar suara berisik barang-barang jatuh berserakan dari dalam kamar Tina. Dian yang panik, segera menghampiri kamar Nitha.Nitha yang diberitahu bahwa rekannya ingin bunuh diri, langsung terkejut dan bersama-sama menghampiri kamar Tina. Keduanya berusaha membuka pintu kamar Tina yang terkunci.