Dian yang mulai ketakutan, kembali ke indekosnya dan menemukan sudah banyak orang berjejer di halaman indekosnya sambil memakan daging seorang manusia.
Karena ketakutan, Dian berteriak meminta tolong, yang malah memancing perhatian manusia-manusia tersebut. Ia pun kemudian dikejar-kejar oleh sekelompok manusia yang berjalan merangkak.
Dian berlari menuju lorong di dalam indekosnya, menurut pengakuannya, lorong tersebut terasa sangat panjang dan tidak berujung, Hingga akhirnya, sampailah ia di depan pintu kamar Fina.
Ketika pintu dibuka, Dian dikejutkan kembali dengan melihat pemandangan dirinya memakan pecahan kaca dan disampingnya ada Fina dan Farah yang menangis ketakutan akan ulahnya.
Dian yang terkejut, lalu berteriak-teriak kembali meminta perhatian dari ketiga orang tersebut. Kemudian, Dian yang sedang jongkok memakan pecahan kaca meliriknya dan menjawab teriakannya, “Eh udah pulang,” ucap Dian yang sedang berjongkok.

